Postingan

Pamit :)

Hai!  Makasih. Makasiih banget buat kalian yang udah sempetin mampir di laman blog aku. Yang pastinya nggak aku tau ya.. siapa aja kalian, kenal aku atau nggak, tau siapa sosok dibalik tulisanku atau nggak. Intinya, aku nggak tau menahu soal itu. It’s Ghost.  Sebelumnya kau juga minta maaf, entah kalian suka tulisanku atau nggak. Tapi sejujurnya aku berat banget mau nulis bab ini.  Karena apa… karena aku bakalan mau pamit dari laman ini. off untuk blog ini.  Dan satu-per-satu bakalan aku republish Selama beberapa minggu bahkan beberapa bulan kedepan, aku bakalan cari ilmu seebanyak-banyaknya buat tulisan aku. Nantinya mau dimuat dimana siih... Mungkin juga nggak jauh-jauh dari blog, tapi nggak tau nantinya mengenal 'aku' lagi atau enggak. Soalnya aku bakalan 'ngumpet' dari orang-orang yang emang sudah aku kenal. Jujur ya, impian terbesar aku adalah menjadi The Famous Writer. But… aku nggak mau kalau aku hanya terpaku sama angka-angka siapa sih yang baca tulisan aku, ...

Just You!

Lucu yah. Padahal sudah bertahun-tahun. Tapi bayanganmu masih saja mengikuti. Cukup! Biarkan aku hidup dengan tenang, cerita itu sudah lama terlewat. Aku mengaku aku yang salah, tapi, bukan sepenuhnya juga. Aku tak tau kau memendam rasa itu sendirian, aku tak tau tingkahmu dulu adalah untuk membuatmu lebih dekat denganku. Aku tak tau. Kau tak pernah bilang hal ini padaku, bahkan tak seorang pun yang tau. Semuanya terbongkar kala itu, dan itu sudah terlambat.  Pengakuan yang harusnya tak pernah kau ungkap. Yang membuatku merasa bersalah, selalu memikirkan dirimu, bahkan benih-benih itu sudah merambah, melalang buana entah sejak kapan. Bisakah kita atur ulang waktu? Jujur saja, aku rindu dengan kamu yang dulu. Segala tingkah konyolmu, yang berhasil membuat wajahku merah padam. Apakah itu yang hanya bisa kau lakukan untuk berinteraksi denganku? Bahkan, saat kita duduk satu bangku, perdebatan kecil itu selalu menghiasi.  Terkadang kita menertawakan hal-hal konyol yang tak begitu l...